Perbedaan Ikan Segar dengan Chillin


Sebelumnya Telah Kami posting artikel tentang cara mengawetkan Ikan tanpa bahan pengawet (Formalin) yaitu tehnik merendam ikan dengan campuran air asin dan es yang disebut chillin. pada postingan kali ini, kami akan memberikan sedikit ulasan perbandingan antara ikan yang segar dengan proses chillin dan ikan yang tidak di chillin.

penanganan awal yang baik oleh Nelayan akan sangat berpengaruh pada kwalitas ikan agar tetap segar hingga tiba ke pasar international (eksport). jika penanganan awal baik, maka kwalitas kesegaran ikan akan terjaga berhari-hari tanpa proses pembekuan (Freezing) dan Tanpa Bahan Pengawet. untuk itu, setiap ketua rumpun nelayan (pengumpul ikan) perlu membekali nelayan dengan perlengkapan seperti Kotak Es (ice box) saat melaut, agar ikan hasil tangkapan dapat langsung di rendam segera dengan es yang dicampur dengan air asin (air laut).

Setelah ikan Kaku (Tampak Beku) Barulah ikan di angkat dari wadah Chillin dan dipindahkan ke tempat penampungan selanjut-nya yang berisi es serut (Es Halus) yang  telah di giling. ikan disusun rapih dan ditimbun dengan es halus, pastikan setiap sisi wadah penampungan terkena es, apabila kulit atau sisik ikan menempel pada wadah yang tidak dilapisi es, maka warna kulit/sisik ikan akan pudar bahkan terkelupas. sementara warna kulit/sisik pada badan ikan jenis eksport seperti sunu, dan beberapa jenis kerapu lainnya merupakan salah satu pertimbangan kelayakan eksport, selain warna ingsan dan mata.

pastikan sebelum di chillin, kepala ikan diikat dengan karet, atau tali rapiah untuk jenis ikan kerapu besar, hal ini akan mencegah air masuk kedalam perut ikan melalui ingsan, apabila ingsan terkena air chillin dalam waktu yang lama, akan menyebabkan Ingsan ikan menjadi pucat, dan bahkan perut ikan akan berbau jika kemasukan air. selain itu, wadah penampungan setelah di chillin harus bebas dari rendaman air, untuk itu box / peti penampungan harus memiliki lubang sebagai saluran air dari lelehan es.

proses chillin memiliki durasi berbeda untuk tiap jenis ikan, ikan kerapu, tenggiri, kakap, sunu dan jenis lainnya tidak memiliki waktu yang sama dalam proses penchillinan, perlu kontrol yang baik, jika terlalu lama di rendam warna mata dan badan ikan bisa menjadi pucat dan nampak tidak segar, meskipun kelihatannya ikan keras dan kaku.

kedua gambar ikan diatas di photo secara bersamaan, dipegang secara bersamaan pada bagian kepala, Gambar diatas menunjukkan perbedaan ikan yang telah di chillin dan ikan yang tidak di chillin, Ikan yang telah di Chillin tampak segar dan kaku, sedangkan ikan yang tidak di chillin, ikan tampak pudar dan loyo, meskipun sebenarnya di tangkap pada waktu yang bersamaan.  proses pen-chillin-an akan mempengaruhi kwalitas daging.
Semoga Sedikit Informasi ini, bisa memberikan manfaat kepada para pengunjung blog kami, khususnya bagi para penampung dan nelayan pemula, yang berminat menggeluti bisnis ikan eksport. kami akan sangat senang sekali menerima kritik dan saran atau komentar pada laman facebook kami. silakan gabung pada halaman facebook www.facebook.com/IkanEksport atau CLICK DISINI.
anda dapat memperoleh informasi update harga ikan eksport untuk wilayah makassar (sulawesi), dan informasi-informasi lainnya, juga melalui halaman facebook kami.
Terima Kasih atas Kunjungannya dan sampai jumpa pada postingan lainnya.
 


  CLICK TOMBOL LIKE DIBAWAH


http://dormancellular.blogspot.com/2016/05/bisnis-sambil-jalan-jalan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar