Jika Teman-Teman Ada Yang Punya Pertanyaan Yang Sama, Semoga Artikel ini bisa membantu memberikan Pencerahan.
Perhitungan Harga Pokok Produksi
Umumnya biaya packing untuk ekspor melalui pesawat diperhitungkan dalam harga yang diajukan ke buyer, tetapi tergantung pada Incoterms atau skema harga yang Anda tawarkan.
Untuk bisnis ekspor ikan segar atau ikan hidup, biaya packing bukan hanya kardus biasa, melainkan bagian penting dari kualitas produk.
Biaya packing biasanya meliputi:
Styrofoam box atau insulated box.
Gel pack atau dry ice (Es Batu untuk ikan segar).
Oxygen bag (untuk ikan hidup).
Plastik food grade.
Lakban dan pengikat.
Label ekspor (shipping mark, barcode, dll.).
Outer carton jika diperlukan.
Pallet (jika diminta maskapai atau buyer).
Contoh Perhitungan
Misalnya Anda menjual ikan kakap merah.
Harga ikan di gudang:
Harga ikan: Rp80.000/kg
Biaya tambahan:
Styrofoam: Rp20.000
Ice Gel: Rp10.000
Plastik: Rp3.000
Label: Rp2.000
Tenaga packing: Rp5.000
Total biaya packing:
Rp40.000
Jika isi box 10 kg:
Harga ikan:
10 × Rp80.000 = Rp800.000
Tambah packing: Rp40.000
Total: Rp. 840.000 atau menjadi - Rp. 84.000 Per Kilogram
Maka biaya packing sudah menjadi bagian dari harga penawaran apabila Anda menawarkan harga CPT, CIP, atau CIF (tergantung tujuan dan moda transportasi).
Ada 2 Cara Menawarkan Harga
1. Packing Sudah Termasuk (Paling Umum)
Misalnya Anda menawarkan:
Red Snapper Frozen
USD 6.20/kg
Packing Included
Buyer hanya melihat satu harga.
Cara ini paling banyak digunakan karena lebih sederhana.
2. Packing Dipisahkan
Contoh quotation:
| Item | Harga |
|---|---|
| Frozen Red Snapper | USD 6.00/kg |
| Packing | USD 0.25/kg |
| Air Freight | At Cost / Actual |
Buyer bisa mengetahui rincian biaya secara jelas.
Jika Menggunakan Pesawat
Biasanya biaya yang dihitung adalah:
Harga ikan
Packing
Handling cold storage
Truck / Pick Up ke bandara
Terminal Handling Charge (THC)
Dokumentasi ekspor
Air Freight
Customs Clearance
Phytosanitary / Health Certificate (jika diperlukan)
COO (Certificate of Origin) jika diminta
Asuransi (opsional)
Agar Tidak Rugi
Saat membuat penawaran ke buyer, sebaiknya hitung seluruh biaya berikut:
✅ Harga beli ikan
✅ Sortasi
✅ Pencucian
✅ Grading
✅ Packing
✅ Es atau dry ice
✅ Transport ke bandara
✅ Biaya ekspor
✅ Air freight (jika Anda yang menanggung)
✅ Margin keuntungan
Dengan cara ini Anda dapat memastikan harga yang diajukan sudah menutup seluruh biaya operasional dan memberikan keuntungan yang diinginkan.
Untuk ekspor ikan melalui udara, banyak eksportir juga menambahkan cadangan biaya (contingency) sekitar 2–5% dari total biaya untuk mengantisipasi kenaikan tarif kargo, tambahan kebutuhan es/dry ice, atau biaya tak terduga lainnya.
Jika Anda baru memulai bisnis ekspor ikan, saya juga bisa membantu membuat template perhitungan HPP (Harga Pokok Penjualan) ekspor ikan dalam format Excel yang otomatis menghitung biaya packing, freight, dokumen, dan margin keuntungan sehingga Anda tinggal memasukkan data dan langsung memperoleh harga penawaran ke buyer.
WELCOME!
Silakan Beritahu Kami Apa yang Dapat Kami Bantu.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar